Daerah  

RDP Soal Issue Etik Bupati Diduga Berjalan Tanpa Bukti

Salah satu spanduk yang dibentang saat menggelar aksi demonstrasi dari aliansi mahasiswa. bertuliskan "Aliansi Gowa Damai, Kami Bersama Bupati Gowa." di depan kantor DPRD Gowa. Senin.(11/5/2026)

inetnews.co.id — Sorotan publik Kabupaten Gowa pada Senin (11/5/2026) tertuju ke Kantor DPRD Gowa, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar menyikapi sejumlah isu yang tengah menjadi perhatian masyarakat.

RDP tersebut berlangsung di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian dan dihadiri berbagai elemen, mulai dari aktivis, anggota DPRD, OPD terkait, hingga puluhan awak media yang melakukan peliputan langsung.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab. Sejumlah persoalan dibahas dalam forum tersebut, di antaranya penghentian beasiswa atas nama Risqilah, dugaan pengadaan seragam sekolah, hingga isu dugaan pelanggaran etik yang menyeret nama pejabat daerah.

Dalam pembahasan terkait penghentian beasiswa, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Mursyad, menyampaikan bahwa persoalan tersebut saat ini telah bergulir dalam proses hukum.

BACA JUGA  Baru 4 Bulan, Anggaran Tim LACAK Gowa Tembus Ratusan Juta Disorot

“Persoalan ini sementara berproses di pengadilan, sehingga ada hal-hal teknis yang tidak tepat untuk disampaikan lebih jauh,” ujarnya di hadapan forum.

Namun, penjelasan tersebut mendapat sorotan dari sejumlah anggota DPRD. Anggota DPRD Gowa, Kasim Sila, meminta penjelasan terkait dasar penghentian pencairan beasiswa tersebut.

Suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Gowa, Senin (11/5/2026).

Menanggapi hal itu, Kadisdik Gowa menyebut penghentian dilakukan berdasarkan arahan pimpinan.

“Penghentian anggaran beasiswa dilakukan atas perintah pimpinan,” ungkap Taufik Mursyad.

Sementara itu, pembahasan terkait dugaan kasus asusila yang menyeret nama Bupati Gowa juga menjadi perhatian dalam forum tersebut. Namun hingga rapat berlangsung, pihak yang menyampaikan dugaan tersebut belum memperlihatkan bukti pendukung di hadapan peserta rapat.

BACA JUGA  Bupati Gowa Resmi Luncurkan KKS, PKH, dan Program Sembako di Kecamatan Somba Opu

Salah satu jurnalis yang hadir meliput jalannya RDP, Asriani Dg Siang, menilai pembahasan terkait isu tersebut belum menghasilkan kejelasan yang diharapkan publik.

“Dalam forum tadi belum terlihat adanya bukti yang diperlihatkan terkait dugaan yang disampaikan. Akhirnya pembahasannya berkembang menjadi perdebatan dan belum memberikan titik terang,” ujarnya.

Di luar gedung DPRD Gowa, aksi unjuk rasa juga berlangsung secara bersamaan. Massa aksi dari kelompok mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait sejumlah isu yang berkembang di Kabupaten Gowa.

Situasi sempat memanas setelah terjadi gesekan dengan kelompok massa lain. Namun aparat keamanan yang berjaga cepat melakukan pengamanan sehingga kondisi kembali terkendali.

BACA JUGA  Halal Bihalal Gowa, Bupati Tegas Perangi Stunting dan Cegah Kawin Anak

Hingga kegiatan berakhir, aparat kepolisian masih bersiaga di sekitar kawasan DPRD Gowa guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga situasi tetap kondusif.