inetnews.co.id. Pengurus Cabang Badan Kontak Majelis Taklim PD (BKMT) Kabupaten Enrekang (Sulsel) Periode 2025– 2030 resmi dilantik dan dikukuhkan serta Rakerda tahun 2025 digelar di ruang pola Pemkab Enrekang pada Kamis, (18/12/2025).
Dalam semangat saling kontak kebaikan Hj. Jumiati Nurhasan sebagai Ketua PD BKMT Enrekang, pelantikan pengurus PAC tersebut dilakukan oleh Ketua PW BKMT Provinsi Sulawesi Selatan, Hj.Andi Rosnani Smith Pabola.
Acara berlangsung khidmat dihadiri jajaran pengurus provinsi Sulsel, Pembina Hj.Ratnawati Yusuf,wakil ketua Adinda Fatika Azzahrah Saud,Sekda Enrekang Dr.Zulkarnain Kara,Kepala Kemenag Prof.Dr.H. Jamaruddin, M.Ag, Asisten I pemerintahan Harwan Sawati serta PAC majelis taklim BKMT dari 12 kecamatan se Kabupaten Enrekang.
Ketua panitia Hj. Rosmiati Said ,SIP menerangkan, terlaksananya acara pengukuhan pengurus dan Rakerda BKMT 2025 bersumber dari sukarela anggota dan pengurus PS BKMT Enrekang.
Sementara Ketua PD BKMT Enrekang Hj.Jumiati Nurhasan menyampaikan tiga fokus utama yang perlu dijalankan pengurus BKMT periode 2025–2030.
Penguatan pembinaan majelis taklim yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda, harus menjadi prioritas. Juga mendorong pengurus baru untuk memanfaatkan bekerja sesuai bidang program yang diembannya.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga keagamaan agar seluruh program BKMT lebih terkoordinasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“untuk itulah kami memohon dukungan kerja sama yang baik bersama pemerintah daerah dan Bupati Enrekang sehingga akan membantu program BKMT semakin kuat dan berdampak,” ujarnya.

Ketua PW BKMT Sulsel, Andi Rosnani Smith Pabbola, menjelaskan pihaknya ingin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan menyatukan tekad bersama dalam memperkuat ketahanan keluarga muslimah dan peran perempuan dalam pembangunan sosial.
Ia menegaskan bahwa PW BKMT Sulsel memperkenalkan Kampung Thayyibah program ini berfokus pada pembinaan keagamaan, penguatan pendidikan, dan ketahanan keluarga, serta pemberdayaan perempuan berbasis majelis taklim.
“Dukungan pemerintah menjadi kunci keberhasilan Kampung Thayyibah sehingga program ini bisa berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat Sulsel, Kampung Thayyibah juga bagian dari gerakan kami, yakni Muslimah Bergerak,”jelasnya.
Bupati Enrekang dalam sambutannya disampaikan Sekda Dr.Zulkarnain Kara, S.STP.MSi menegaskan Pemda siap untuk memperkuat peran BKMT sebagai lembaga pembinaan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Enrekang.
Ia menyampaikan dukungan pemerintah daerah didalam membangun fondasi kuat bagi gerakan dakwah dan pendidikan keagamaan di daerah sebagaimana visi dan misi Bupati Enrekang.
“Pemerintah daerah siap bersinergi dalam program pemberdayaan perempuan, pembinaan umat, dan berbagai kegiatan sosial yang menjadi ruang pengabdian BKMT,”kata Dr.Zulkarnain Kara.
Dikatakan Zulkarnain Kara, dalam memperkuat dan realisasi program kerja BKMT semuanya sudah tersedia lengkap dalam jajaran OPD sehingga di sinergikan dengan semangat rasa kebersamaan dan inovasinya nanti bermanfaat luas bagi masyarakat.
Ada ibu penasehat / pembina BKMT Enrekang sudah faham betul, jadi kerja sama yang baik akan membuat program kerja BKMT periode 2025–2030.
“Pemda Enrekang ini sudah ada lengkap untuk disinergikan dengan kalangan OPD berkolaborasi dan lembaga keagamaan agar program BKMT lebih terkoordinasi dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.(mas







