inetnews.co.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dusun Linoe, Desa Mangki, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, sempat terpa isu tak sedap setelah dapur MBG berhenti beroperasi selama lima hari.
Namun sejak 1 Desember 2025 , dapur MBG Cempa kembali berjalan normal.
Pengelola program mengungkap bahwa penghentian operasional ini terjadi akibat penghentian peralatan dapur secara tiba-tiba oleh pihak investor tanpa pemberitahuan kepada pengelola maupun Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cempa.
Pengurus yayasan, Iskandar , sangat menyyangkan tindakan tersebut. Ia menegaskan bahwa koordinasi seharusnya dilakukan terlebih dahulu agar pelayanan MBG kepada penerima manfaat tidak terganggu.
“Dapur MBG di Cempa kembali beroperasi, meski sempat terjadi kejadian di luar kendali kami,” ujar Iskandar, Selasa (2/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa penerbitan alat dilakukan pada saat lawan sedang memproduksi makanan, sehingga aktivitas produksi langsung terhenti dan berdampak pada terhambatnya distribusi makanan bergizi di sejumlah lokasi.
Iskandar juga menjelaskan isu yang menyebut pengelola belum menyelesaikan kewajibannya kepada investor.
“Pemberitaan yang mengatakan pengelola tidak menghilangkan hak investor, itu tidak benar,” tegasnya.
Pihak SPPG pun menyampaikan permohonan maaf atas terhambatnya pendistribusian MBG kepada masyarakat.
“Kami meminta maaf atas kejadian ini. Peralatan yang sempat ditarik sudah kami lengkapi kembali sehingga produksi dapat berjalan normal,” tutup Iskandar.






