Daerah  

GEMPUR–BARAMUDA Gelar Unras Desak Penegakan Supremasi Hukum Tanpa Pandang Bulu

inetnews.co.id. Aliansi GEMPUR (Gerakan Perubahan Massenrempulu) bersama BARAMUDA (Barisan Masyarakat dan Pemuda Massenrempulu) aksi demo di gerbang Mapolres Enrekang, Jumat sore (13/3/2026).

Aksi diikuti sekitar 40 orang tersebut dipimpin oleh Koordinator Lapangan Taufiq berorasi terkait aspirasinya dalam penegakan supremasi hukum berkeadilan.

Dalam orasi secara bergantian diatas pick up dan pengeras suara mereka mendesak agar aparat kepolisian dapat menegakkan hukum secara tegas tanpa pandang bulu terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum yang terjadi.

“penegakan hukum harus dilakukan secara objektif tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan pihak tertentu,”ujar seorang demonstran.

Mereka menilai bahwa supremasi hukum merupakan fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Selain itu, massa aksi juga menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk intervensi kekuasaan, tekanan politik, maupun kepentingan kelompok tertentu yang dinilai dapat melemahkan proses penegakan hukum di Kabupaten Enrekang.

BACA JUGA  Ultimatum Sudah Diberi, Kini Saatnya Pemda Bertindak Nyata

“aparat penegak hukum harus bekerja secara independen dan profesional, tanpa adanya campur tangan dari pihak mana pun yang dapat mempengaruhi proses penanganan perkara,”kata Taufik.

Kemudian massa juga menuntut agar setiap kasus yang meresahkan masyarakat dapat ditangani secara serius, transparan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Sementara itu, aksi unjuk rasa ditengarai adanya penanganan kasus pidana umum yang diduga melibatkan warga di daerah calon areal penambangan emas di dusun Leoran (Enrekang) terhadap WNA saat pengambilan sampel tambang didaerah itu.

Polres Enrekang dengan pendekatan humanis dan persuasif tetap memberi pengamanan jalannnya aksi dipimpin langsung oleh Kapolres Enrekang AKBP. Hari Budiyanto,SH, SIK,MH bersama jajaran pejabat utama.

BACA JUGA  Pungli di Satpas SIM Polres Gowa, IPDA Rusli: Tak Ada, Semua Sesuai Mekanisme

Kapolres Enrekang didampingi Wakapolres dengan humanis dan edukatif menanggapi tuntutan massa menemui massa di gerbang Mapolres mendengar aspirasi yang disampaikan.

Kapolres Enrekang menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen untuk menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional, objektif, dan sesuai aturan berlaku.

“Kami tetap berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak kepada siapa pun. Penegakan hukum akan dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Kapolres Enrekang AKBP.Hari BudiyantoSH. SIK.MH.

Ia juga menegaskan bahwa apabila terdapat anggota yang terbukti melakukan pelanggaran atau menyimpang dari aturan, maka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa adanya perlindungan terhadap oknum tertentu.

“Saya selaku Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga integritas, profesionalitas, serta kepercayaan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,”tegasnya.

BACA JUGA  Kodim 1419/Enrekang Isi Kegiatan MPLS Siswa Baru Di SMKS Latanro

Selama berlangsungnya aksi unjuk rasa, personel Polres Enrekang tetap mengedepankan pengamanan sesuai Standar Operasional Prosedur pendekatan dialogis sehingga penyampaian aspirasi dapat berjalan tertib.

Penyampaian aspirasi itu berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan berakhir, dalam situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Enrekang tetap terjaga.(mas)