Home, Metro  

Gegara Ucapan Rampok Uang Negara, Karir Politik Wahyudin Runtuh, Kini jadi Penjual Es Batu

Foto kolase- Usai ucapannya soal rampok uang Negara, Karir Politik Wahyudin rutuh, dan Kini banting stir jadi sopir truk dan penjual Es Batu

inetnews.co.id — Karir politik Wahyudin Moridu, mantan anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), runtuh setelah pernyataannya soal “rampok uang negara” menuai gelombang kecaman publik.

Ucapan “rampok uang negara” jadi kontroversial yang terekam dalam sebuah video viral itu tidak hanya menimbulkan kritik tajam, tetapi juga menyeret Wahyudin keluar dari kursi legislatif sekaligus keanggotaan partai.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP resmi memecat Wahyudin setelah melalui proses klarifikasi. Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komaruddin Watubun, menegaskan keputusan tersebut diambil demi menjaga marwah partai.

Sementara itu, Badan Kehormatan DPRD Gorontalo mengungkap video tersebut sebenarnya direkam pada Juni lalu.

BACA JUGA  Cabuli 13 Santriwati, Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka

Video itu diduga disebarkan seorang wanita yang kecewa karena tidak kunjung dinikahi oleh Wahyudin.

Setelah pemecatan, si-Wahyudin memilih kembali ke kampung halamannya. Bersama sang istri, Mega Nusi, ia kini banting setir menjadi sopir truk dengan upah buruh harian sebesar Rp200 ribu.

Tak berhenti di situ, ia juga mencoba mencari tambahan penghasilan dengan berjualan es batu Toduwolo.

Lewat unggahan di media sosial, Wahyudin memperlihatkan perjuangan barunya menawarkan dagangan es batu sambil menyapa warganet.

“Yang butuh es batu Toduwolo,” tulis Wahyudin dalam unggahan videonya, Senin (22/9/2025).

BACA JUGA  Truk Over Dimensi Mati Mesin Di Poros Jalan Menikung Rawan Kecelakaan Lalu Lintas.

Dalam klarifikasinya, Wahyudin menerima semua konsekuensi, baik pemecatan maupun sanksi sosial yang datang bertubi-tubi. Ia menegaskan kesalahan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya.

“Saya sudah dipecat dan sekarang kembali berjuang bersama keluarga. Dari hati yang paling dalam, saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Gorontalo yang pernah saya wakili,” ucapnya dengan nada menyesal.

Meski telah meminta maaf, jejak digital dan reaksi publik masih terus menghantui. Kini, bersama istrinya, Wahyudin mencoba menata ulang kehidupannya dari bawah, menerima kenyataan bahwa satu ucapan bisa meruntuhkan karir panjang yang pernah ia bangun.

BACA JUGA  HUT ke-13, Sunmart Dibanjiri Ucapan Selamat dari Rekanan

Editor : ID Mr
Follow Berita : Inet News di TikTok