Daerah  

Bupati Dan Wabup Bagikan Alsintan Mekanisasi Pertanian Pada Poktan Enrekang Dari Mentan RI

inetnews.co.id. Setelah penyerahan bibit jagung pada 42 Gapoktan , kini disusul penyerahan bantuan pada kelompok tani di Enrekang dibantu Kementerian Pertanian RI berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari berupa Traktor Roda Crawler, Traktor Roda 2 dan 4, dan Pompa Air.

Bantuan Alsintan tersebut dibagikan Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga bersama Wakil Bupati Enrekang Andi Tenri Liwang La Tinro pada Rabu, 3 Desember 2025.di Gudang Pemerintah di Kecamatan Maiwa.

Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga mengatakan bantuan ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat terhadap peningkatan sektor Pertanian di Kab. Enrekang.

BACA JUGA  Pemkab Enrekang dan Polres  Gelar Apel Kesiapan Bencana, Hadapi Cuaca Ekstrem 2025

” Bantuan Alsintan ini, tentu menjadi sarana untuk mendukung program Swasembada Pangan dan peningkatan hasil pertanian kita, sehingga melalui mekanisasi pertanian akan menambah daya dukung produktifitas ,mengurangi tenaga dan waktu lebih cepat,” kata Yusuf Ritangnga

Bantuan Alsintan yang dibagikan berupa 115 unit Pompa Air, 14 unit TR 2, 10 unit TR 4 dan 6 unit Traktor Roda Crawler.

Pengiriman dan penyaluran bantuan alsintan kepada Gapoktan di Enrekang disebut Yusuf Ritangnga sangat diapresiasi dan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Pusat terhadap sektor pertanian di Enrekang.

BACA JUGA  Parindra Panaskan Mesin Politik, Garap Pembentukan Pengurus DPC dan PAC Kabupaten Kota 

“ Tentu kita tidak akan berhenti untuk terus berupaya agar daerah kita terus mendapat perhatian. Dan kita menyampaikan apresiasi dengan adanya bantuan Alsintan ini yang sangat dibutuhkan oleh para petani,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Enrekang Andi Tenri Liwang La Tinro menekankan pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan Alsintan secara baik agar berdampak pada peningkatan produktivitas petani.

“ Tanpa dukungan alat seperti ini, kualitas kegiatan pertanian akan sulit meningkat. Karena itu, manajemen pemanfaatan harus jelas,sehingga para petani bisa menggunakan secara baik saat dioerlukan jangan sampai salah kelola, hanya peruntukan pada petani tertentu semata,” tekannya.(mas)