Usai Pelantikan, Bupati Takalar Warning Kepsek, Tak Paham Data, Siap Diganti!

Bupati Takalar. Mohammad Firdaus Daeng Manye

inetnews.co.id — Usai pelantikan pejabat Eselon IIB lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, langsung menyoroti kinerja Kepala Dinas Pendidikan yang baru dilantik.

Dalam sambutannya di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Kamis (23/4/2026), ia menegaskan bahwa capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sektor pendidikan yang kini menempati peringkat pertama se-Sulawesi Selatan harus dijaga secara konsisten.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, posisi tersebut merupakan lonjakan signifikan dari sebelumnya yang berada di peringkat ke-23.

“Ini lompatan besar. Dari urutan 23 sekarang jadi peringkat pertama. Harus dipertahankan,” tegasnya.

BACA JUGA  Wakil Bupati Takalar Kunjungi Dinas PUPRPKP, Apresiasi Kerja Bakti

Firdaus juga menekankan pentingnya inovasi dan peningkatan kapasitas di lingkungan Dinas Pendidikan, khususnya bagi kepala sekolah sebagai ujung tombak kualitas pendidikan.

Ia menginstruksikan agar seluruh kepala sekolah wajib memiliki sertifikasi serta memahami secara menyeluruh Rapor Pendidikan dan ARKAS (Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah).

Menurutnya, kedua instrumen tersebut menjadi fondasi dalam membaca kondisi riil pendidikan sekaligus memastikan pengelolaan anggaran berjalan transparan dan akuntabel.

“Tidak boleh ada kepala sekolah yang tidak paham. Kalau tidak paham, saya ganti,” ujarnya tegas.

Ia menjelaskan, Rapor Pendidikan mencakup indikator penting seperti kemampuan literasi dan numerasi siswa, penguatan karakter, hingga kondisi sarana prasarana. Sementara ARKAS menjadi alat utama dalam perencanaan dan pengawasan anggaran pendidikan.

BACA JUGA  Mukerwil IV PPP Sulsel, Bupati Takalar Hadir dan Dukung Penguatan Struktur Partai

Dalam analoginya, Bupati mengibaratkan kepala sekolah seperti pengemudi transportasi digital yang wajib memahami peta. Tanpa kemampuan membaca data, arah kebijakan pendidikan akan kehilangan pijakan.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Takalar akan menggelar pelatihan intensif bagi kepala sekolah guna memperkuat pemahaman terhadap Rapor Pendidikan dan ARKAS.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong kinerja pendidikan yang lebih berbasis data, inovatif, serta berkelanjutan, sehingga capaian IPM Takalar tidak hanya bertahan, tetapi terus meningkat.

Editor : ID Mr
Follow Berita Inetnews.co.id di Tiktok