Jakarta Memanas, Massa Teriak “Pembunuh”, Mobil Polisi Diserang dan Dirusak

Jakarta Memanas, Massa Teriak “Pembunuh”, Mobil Polisi Diserang dan Dirusak
Mobil polisi dirusak massa di depan Markas Polda Metro Jaya (Tangkapan layar video)

inetnews.co.id — Suasana di ibu kota memanas setelah gelombang massa menghadang konvoi kepolisian di depan Markas Polda Metro Jaya, Jumat (29/8/2025) sore.

Ratusan orang, sebagian mengenakan almamater perguruan tinggi dan kaos hitam, nekat menyerang serta merusak kendaraan dinas polisi hingga porak-poranda.

Kronologi Bentrokan

google.com, pub-5264003758213913, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Ketegangan pecah sekitar pukul 15.15 WIB. Awalnya, massa berkumpul di halte samping Polda Metro Jaya. Namun, situasi berubah drastis ketika konvoi kendaraan polisi keluar dari gerbang Jalan Jenderal Sudirman.

Dengan membawa potongan bambu, massa berlarian mengejar kendaraan dinas sambil berteriak keras:

“Pembunuh! Pembunuh! Pembunuh!”

Teriakan itu merujuk pada kemarahan publik terhadap tewasnya Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang sehari sebelumnya dilindas kendaraan taktis Brimob saat aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan.

Mobil Polisi Jadi Sasaran Amarah

Kericuhan semakin parah ketika sebuah mobil Sabhara menyenggol pengendara motor hingga jatuh. Seketika, massa menghajar kendaraan tersebut dengan pukulan, tendangan, bahkan lemparan benda tumpul.

Di titik lain, seorang pria berbaju hitam nekat memanjat truk Brimob bagian belakang dan memukuli petugas yang berlindung di balik tameng.

Mobil Provost bernuansa biru-putih juga tak luput dari amukan. Kendaraan itu dirusak, dicoret-coret, hingga bumpernya terlepas. Suasana di depan Polda Metro Jaya pun semakin membara.

Polisi Bertahan di Markas

Sejumlah aparat sempat keluar dari markas untuk mengendalikan massa, namun akhirnya memilih mundur kembali ke dalam gedung Polda guna mencegah eskalasi lebih besar.

BACA JUGA  Kasus Ijazah Palsu Dihentikan, Status Tersangka Eggi–Damai Gugur usai Bertemu Jokowi

Meski begitu, massa tetap melontarkan teriakan keras. Bahkan, ada yang mengejek aparat:

“Lo semua anak SMA, makanya kuliah biar pintar,” ujar seorang pengunjuk rasa dengan nada sinis.

Hingga berita ini diturunkan, Jalan Jenderal Sudirman masih dijaga ketat aparat kepolisian untuk mengantisipasi bentrokan lanjutan.

Situasi tetap tegang dengan potensi gesekan baru di sekitar kawasan Polda Metro Jaya.

Kasus ini menjadi rangkaian lanjutan dari kemarahan publik terhadap insiden yang menewaskan sopir ojol Affan Kurniawan, sekaligus memperlihatkan gelombang protes besar terhadap aparat kepolisian.

BACA JUGA  Aktivis GAM di Makassar Galang Petisi Copot Kapolri Usai Tragedi Affan Kurniawan

Editor : ID Mr
Follow Berita Inet News di TikTok