inetnews.co.id — Suara harapan untuk mengurai kemacetan di Jalan Leimena, Antang, menggema dari lantai 15 Hotel Novotel Makassar dalam gelaran Forum Lalu Lintas yang digagas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Rabu (10/9/2025).
Acara yang mengangkat tema “Kemacetan di Ruas Jalan Leimena” ini menghadirkan empat narasumber lintas bidang. Salah satunya pemerhati transportasi, Ir. Aslam Katutu, yang pernah memimpin pembangunan Tol Seksi 4 pada 2017 lalu.
Dalam paparannya berjudul “Mengurai Benang Kusut Kemacetan di Jl. Leimena”, Aslam menyampaikan sejumlah solusi jangka pendek dan panjang untuk mengatasi kemacetan yang kian parah di ruas tersebut.
“Alhamdulillah, Pak Wali Kota dan Pak Kadis sangat merespons masukan dari siapa pun untuk Makassar yang lebih baik. Saya bersyukur forum ini bisa menjadi tudang sipulung bagi semua pihak terkait persoalan kemacetan,” ujar Aslam Katutu.
Ia menegaskan, solusi yang ditawarkan sejatinya sudah pernah dipublikasikan saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung kemacetan di Jalan Leimena pada 12 April 2025.
Salah satu gagasan konkret adalah rencana pembangunan jalur alternatif yang akan menghubungkan Middle Ring Road ke kawasan Bukit Baruga.
“Tadi pagi Pak Wali dan jajaran turun langsung survei lokasi jalur alternatif tersebut. Ini bukti keseriusan pemerintah kota mengurai kemacetan di Leimena,” tambahnya.
Selain Aslam, forum juga menghadirkan Ir. Natsir Mardan (COO Bukit Baruga) dan Ir. Muliadi Saleh (pakar lingkungan hidup) yang turut mendukung rencana jalur alternatif. Jalur ini dinilai penting untuk mengurangi volume kendaraan yang kini sudah melebihi kapasitas Jalan Leimena.
Forum sejatinya juga mengundang Prof. Lambang Basri, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) sekaligus Dewan Pakar HPJI, namun berhalangan hadir.
Meski begitu, saran-saran teknis darinya tetap disampaikan oleh Aslam, salah satunya ide rekayasa konstruksi melingkar di Simpang 7 Bukit Baruga guna memperlancar arus kendaraan dari berbagai arah.
Aslam menambahkan, inisiatif penanganan transportasi di Makassar tidak hanya datang dari pemerintah, tapi juga dari masyarakat dan organisasi profesi.
Ia mencontohkan usulan HPJI Sulsel pada 2023 mengenai pembangunan fly over dari jalan tol menuju simpang BTP di Jalan Perintis, yang kini sudah ditanggapi positif Menteri PUPR.
“Insya Allah fly over itu diharapkan bisa mulai dibangun akhir tahun depan,” jelasnya.
Forum Lalu Lintas ini ditutup dengan optimisme bahwa kegiatan serupa harus terus digelar, sekaligus memperluas pembahasan ke titik-titik kemacetan lain di Kota Makassar.
Artikel ini telah terbit dengan judul : https://inetnews.co.id/2025/09/dishub-makassar-gelar-forum-lalu-lintas-bahas-kemacetan-dan-arah-transportasi-kota/
Editor : ID Mr
Follow Berita Inet News di TikTok







