Capture Makassar 2025 Resmi Dibuka, Angkat Tema Gastronomi Makassar

Capture Makassar 2025 Resmi Dibuka, Angkat Tema Gastronomi Makassar
Ketua Panitia Pelaksana, Irwin Ohorella

inetnews.co.id — Tribun Lapangan Karebosi kembali menjadi panggung kreativitas komunitas seni dan fotografi Kota Makassar saat Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar resmi membuka Pameran Capture Makassar 2025, Selasa (25/11/2025).

Pembukaan kegiatan ditandai dengan seremoni pemotongan pita yang menandai dimulainya seluruh rangkaian agenda pameran.

Tahun ini, Capture Makassar mengangkat tema “Gastronomi Makassar”, menghadirkan sudut pandang baru tentang kekayaan kuliner dan budaya makan masyarakat Makassar.

Melalui pendekatan visual dan naratif, pameran ini mengajak pengunjung menyelami identitas gastronomi Makassar yang terbentuk dari perpaduan laut, pasar, dapur rumahan, hingga tradisi makan bersama.

BACA JUGA  Aliyah Mustika Ilham Nobar Film Penantian Buah Hati Bersama Ketua TP PKK Makassar
Ajang kreativitas komunitas seni dan fotografi Kota Makassar, tampak dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar hadiri Pameran Capture Makassar 2025, di Tribun lapangan Karebosi, Makassar. Selasa (25/11/).

Total 66 karya foto dipamerkan dalam format photo story, yang disusun dalam empat bab:

  • Laut – menggambarkan kehidupan nelayan dan bahan pangan laut sebagai sumber kuliner Makassar.

  • Pasar – menampilkan dinamika pasar tradisional sebagai urat nadi kuliner lokal.

  • Dapur – merekam aktivitas para peracik kuliner sebagai pusat kreativitas gastronomi.

  • Meja Penyajian – memotret ritus makan dan nilai-nilai budaya yang melingkupi kuliner Makassar.

Selain pameran foto, rangkaian Capture Makassar 2025 juga diramaikan dengan talkshow tematik, pentas seni, penampilan band lokal, serta lomba foto yang terbuka bagi masyarakat umum. Kegiatan ini sekaligus menghadirkan ruang apresiasi bagi komunitas kreatif dan masyarakat luas.

BACA JUGA  Dispar Makassar Tampilkan Inovasi Ekraf di MCH Saat Dikunjungi Dandim 1408

Ketua Panitia Pelaksana, Irwin Ohorella, menegaskan bahwa Capture Makassar bukan hanya ajang pamer karya, tetapi juga sarana edukasi budaya.

“Ini bukan sekadar pameran. Ini adalah upaya memahami kuliner sebagai identitas budaya Makassar. Kuliner kita bukan hanya yang kekinian, tetapi bagian dari warisan budaya yang harus terus diperkenalkan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Dispar Kota Makassar mempertegas komitmennya dalam mendorong promosi pariwisata berbasis budaya dan gastronomi.

Capture Makassar diharapkan menjadi ruang publik yang inklusif, menghubungkan sektor pariwisata, budaya, dan kreativitas warga Makassar.

BACA JUGA  Dispar Makassar dan Pemateri Australia Angkat Tema Revival di Biennale 2025

Editor : ID Mr
Follow Berita : Inet News di TikTok