Andi M. Yasir Tegaskan Pemilahan Sampah Harus Dimulai dari Rumah

Andi M. Yasir Tegaskan Pemilahan Sampah Harus Dimulai dari Rumah
Asisten I Pemkot Makassar, Andi Muhammad Yasir.

inetnews.co.id — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola lingkungan.

Asisten I Pemkot Makassar, Andi Muhammad Yasir, menekankan bahwa setiap rumah di Kota Makassar wajib memiliki tempat pemilahan sampah sebagai langkah nyata mengurangi beban sampah kota.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Jelajah Sampah yang digelar pada Jumat (28/11). Yasir menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremoni, tetapi harus menghasilkan perubahan nyata di tengah masyarakat.

“Mulai hari ini, semua rumah wajib memiliki tempat pemilahan sampah. Jangan berhenti pada kegiatan seremoni. Kita ingin gerakan ini benar-benar hidup di masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA  Munafri : Makassar Menuju Zero Waste 2029, Aksi Nyata Kelola Sampah dari Rumah

Dorong Perubahan Perilaku dari Rumah

Yasir menilai, pengelolaan sampah yang efektif harus dimulai dari unit terkecil: keluarga. Dengan memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah, volume sampah yang masuk ke TPA bisa ditekan secara signifikan.

Ia juga meminta camat, lurah, dan RT/RW untuk ikut mengawal gerakan ini agar tidak berhenti sebagai wacana semata.

Pemkot Siapkan Fasilitas Pendukung

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Pemkot Makassar berencana memperkuat fasilitas penanganan sampah di kecamatan dan kelurahan. Pusat Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan (P3SR) akan menjadi salah satu fokus pengembangan untuk mendorong pengolahan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Appi Ikut Rakor Kemensos, DTSEN Disorot Jadi Kunci Validasi Bansos

Gerakan Bersama Menuju Kota yang Lebih Bersih

Program Jelajah Sampah diharapkan menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Yasir menegaskan bahwa keberhasilan pengurangan sampah tidak mungkin tercapai tanpa partisipasi seluruh warga.

“Kita ingin semua bergerak. Pemerintah menyediakan fasilitas, masyarakat menjalankan kebiasaan pemilahan. Dengan begitu, hasilnya akan terlihat,” katanya.

Dengan dorongan ini, Makassar berharap dapat mempercepat pencapaian kota yang bersih, tertib, dan berkelanjutan melalui perubahan perilaku sederhana tetapi berdampak besar: memilah sampah dari rumah.

 

Editor : Hms/ID Mr
Follow Berita : Inet News di TikTok