inetnews.co.id — Jagat maya dan grup percakapan digital di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tengah digemparkan oleh beredarnya surat resmi dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar).
Bukan soal penertiban PKL atau kebakaran, edaran tersebut justru merespons laporan warga mengenai dugaan kemunculan makhluk gaib.
Surat yang dirilis pada 4 Mei 2026 tersebut ditujukan kepada para kepala desa di wilayah Kecamatan Pihuang, Sungai Binuang, Panawakan, Tabalong Mati, hingga Talaga Bamban.
Pihak otoritas meminta aparatur desa memperketat pengamanan lingkungan guna menjaga situasi tetap tenang di tengah isu yang berkembang.
Kepala Satpol PP dan Damkar HSU, Asikin Noor, mengonfirmasi bahwa surat itu memang resmi dikeluarkan instansinya.
Menurutnya, kebijakan ini diambil karena keresahan publik meningkat setelah adanya laporan fenomena anomali usai hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Surat edaran ini sifatnya imbauan. Kami meminta aparat desa bersama masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat kegiatan keagamaan untuk menjaga ketentraman lingkungan,” ujarnya pada Rabu (6/5/2026).
Pemerintah daerah menyarankan langkah persuasif dan spiritual untuk meredam kecemasan warga, salah satunya melalui kegiatan keagamaan kolektif.
Salat hajat dan doa bersama di tiap desa dipandang sebagai solusi untuk menciptakan ketenangan batin masyarakat.
Meski laporan warga cukup masif, Asikin mengaku timnya belum menemukan bukti visual selama penyisiran lapangan.
“Namun selama kami patroli ke lokasi yang dilaporkan, hal tersebut tidak terlihat. Jadi warga kami minta untuk meningkatkan kewaspadaan,” tutupnya.
Menanggapi fenomena ini dari sudut pandang religi, pengajar Pondok Pesantren Alabio, Ustaz Abd Rohim, memberikan pencerahan.
Ustaz Abd Rohim menjelaskan bahwa keberadaan makhluk halus adalah bagian dari keyakinan dalam Islam.
“Dalam Alquran dijelaskan bahwa Allah menciptakan jin dari api. Mereka hidup berdampingan dengan manusia, tetapi berada di alam yang berbeda,” ujarnya, dikutip Sabtu (9/5/2026).
Penjelasan ini berlandaskan pada Surah Adz-Dzariyat ayat 56 yang berbunyi: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.”
Serta diperkuat oleh Surah Al-Hijr ayat 27: “Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.”
Kendati demikian, Ustaz Abd Rohim mengimbau agar isu ini tidak ditelan mentah-mentah hingga menimbulkan ketakutan berlebih yang tidak rasional.
Ia mengajak warga untuk tetap berpegang pada akal sehat dan memperdalam ibadah.
“Yang terpenting adalah memperkuat aqidah dan keyakinan kita serta ibadah, berdasarkan pemahaman ahlussunnah wal jamaah, tidak menyebarkan ketakutan, dan tetap menjaga kerukunan di masyarakat,” tegasnya.
Hingga detik ini fakta di balik penampakan tersebut masih menjadi misteri dan belum ada bukti otentik, surat imbauan tersebut telah sukses menjadi topik hangat yang memicu diskusi luas di berbagai platform media sosial.
Editor : Amor/ID Mr
Follow Berita Inetnews.co.id di Tiktok






