inetnews.co.id — Di tengah derasnya arus modernisasi, masih ada sosok guru yang menjaga nyala nilai-nilai pendidikan dan seni melalui dongeng.
Ia adalah St. Fatimah, atau akrab disapa Kak Imah, seorang guru TK Islam Thoriqul Jannah di Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, sekaligus pendongeng inspiratif yang telah mengabdikan dirinya sejak tahun 2020.
Tak hanya mengajar di ruang kelas, Kak Imah juga aktif memberikan layanan dongeng edukatif kepada anak-anak TK, SD, dan MI di kecamatan sembilan di Kabupaten Sinjai melalui kegiatan di Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, instansi di bawah naungan Pemkab Sinjai .
“Jika ingin anakmu pintar, bacakanlah dongeng,” ujar Albert Einstein — dan prinsip itulah yang menjadi semangat Kak Imah dalam setiap penampilan.
Sebagai perempuan yang penyelamatan tinggi, Kak Imah tak hanya dikenal sebagai guru PAUD dan pendongeng ulung. Ia juga aktif mengembangkan kompetensi para guru dengan berbagi pengalaman dan pengetahuan seputar pendidikan anak usia dini.
Selain itu, dirinya kerap dipercaya menjadi pemateri dan narasumber dalam berbagai pelatihan serta kegiatan edukatif, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, yang menyoroti pentingnya literasi dan metode pembelajaran kreatif melalui dongeng.
Sejak bergabung dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sinjai pada tahun 2023, kiprah Kak Imah semakin bersinar.
Ia resmi dilantik sebagai anggota Perempuan PGRI pada tanggal 30 September 2025, berkat dedikasi dan kemampuan menggerakkan perempuan guru agar aktif dalam forum dan kegiatan organisasi.
“Saya bergabung di PGRI sejak tahun 2023, dan baru-baru ini dilantik sebagai anggota Perempuan PGRI. Saya ingin terus berkontribusi untuk pendidikan,” ungkap Kak Imah, Jumat.(31/10/2025)
Dedikasi Kak Imah di dunia seni dan pendidikan telah menorehkan banyak prestasi yang memuaskan, diantaranya
-
Juara I Pendongeng Terbaik Tingkat Nasional dalam ajang Askrindo PAUD Institute Award 2022
-
Apresiasi GTK PAUD Berprestasi Tingkat Nasional 2018 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
-
Sering dipercaya sebagai juri lomba dongeng di berbagai ajang daerah
Sebagai pendongeng yang dicintai anak-anak, Kak Imah memaknai profesinya bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa untuk mencerdaskan bangsa dengan cara yang menyenangkan dan menyentuh hati.
“Saya hanya berharap kiprah saya di dunia pendidikan dan seni terus bisa dirasakan manfaatnya oleh banyak orang,” tutup Imah anak dari pasangan Amir dan Erni ini penuh harap.






