Home, Sorot  

Baru 4 Bulan, Anggaran Tim LACAK Gowa Tembus Ratusan Juta Disorot

Kantor Bupati Gowa

inetnews.co.id — Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, realisasi dan rencana penambahan anggaran Tim Layanan Cepat Aksi Kemiskinan (LACAK) Kabupaten Gowa menjadi sorotan publik.

Program unggulan Pemkab Gowa yang baru dikukuhkan pada Juli 2025 itu tercatat telah menyerap anggaran ratusan juta rupiah dalam waktu singkat.

Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran Tim LACAK sebesar Rp213 juta yang bersumber dari APBD Gowa telah dicairkan pada Desember 2025, atau hanya sekitar empat bulan sejak program tersebut diluncurkan.

Selain itu, dalam rapat paripurna DPRD Gowa pada Senin (12/1/2026), juga disampaikan rencana penganggaran lanjutan sebesar Rp500 juta untuk tahun anggaran 2026.

Rapat paripurna tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, sekaligus menjadi forum resmi penyampaian kebijakan anggaran kepada DPRD.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) sekaligus Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Gowa, Muhammad Ali, membenarkan pencairan anggaran Tim LACAK pada akhir 2025.

“Anggaran Tim LACAK sudah dicairkan pada Desember 2025, nilainya lebih dari Rp200 juta. Untuk rincian peruntukannya, silakan konfirmasi ke ketua atau bendahara LACAK,” ujar Ali, Senin (19/1/2026).

Ia juga menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp500 juta untuk tahun 2026 hingga kini belum dicairkan.

Menurutnya, karena LACAK merupakan program prioritas kepala daerah, informasi lebih lanjut terkait pencairan berada di kewenangan bagian keuangan daerah.

Sementara itu, Ketua Tim LACAK Gowa, Kahar Daeng Muji, mengaku belum menerima informasi maupun pencairan anggaran untuk tahun 2026.

“Anggaran Rp500 juta itu belum sampai ke kami. Untuk 2026, kami belum tahu,” ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan di Gowa

Terkait anggaran 2025, Daeng Muji membenarkan adanya pagu sebesar Rp213 juta, namun menyebut dirinya tidak terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan.

“Yang saya ketahui, anggaran Juli sampai Desember sebesar Rp213 juta. Soal pengurusan keuangan bukan saya,” jelasnya.

Anggaran tersebut digunakan untuk insentif dan operasional Tim LACAK yang beranggotakan 192 orang, mencakup insentif sahabat LACAK sesuai tingkatan, serta biaya kegiatan, pertemuan, dan rapat koordinasi.

Di tengah tuntutan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan daerah, realisasi serta rencana penambahan anggaran Tim LACAK ini menjadi perhatian publik, terutama terkait efektivitas penggunaan dana dalam penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa.

 

 

Editor: ID Mr
Follow Berita : Inet News di TikTok