inetnews.co.id — Program talkshow “Takalar Menyapa” kembali hadir dengan mengangkat tema krusial “Modus Penipuan Online”, sebagai respons atas maraknya kejahatan digital yang menyasar masyarakat.
Kegiatan ini disiarkan langsung dari Studio Radio Suara Lipang Bajeng, di bawah naungan Dinas Kominfo-SP Kabupaten Takalar, Rabu (8/4/2026), dan dipandu oleh Host Hesty.
Menghadirkan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Takalar, Median Suwardi, talkshow ini menyoroti berbagai pola penipuan yang kini semakin canggih, mulai dari pesan singkat, telepon, hingga platform digital.
Dalam pemaparannya, Median menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap tawaran mencurigakan yang kerap menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.
“Modus yang paling umum adalah iming-iming hadiah, harga tidak masuk akal, hingga permintaan data pribadi. Ini harus diwaspadai,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan mengklik tautan yang tidak jelas, serta selalu memeriksa kredibilitas akun atau situs sebelum melakukan transaksi.
Selain itu, penipuan melalui telepon dan SMS juga masih marak terjadi. Pelaku kerap mengaku sebagai pihak bank atau instansi resmi untuk meyakinkan korban.
“Jika ada panggilan mencurigakan, segera hentikan komunikasi dan lakukan konfirmasi ke pihak resmi,” tambahnya.
Lebih mengkhawatirkan, kini muncul modus baru berbasis teknologi seperti fake call dan deepfake voice, yang mampu meniru suara orang terdekat atau pejabat untuk memperdaya korban.
Data Global Anti-Scam Alliance (GASA) 2025 menunjukkan bahwa 66 persen masyarakat pernah mengalami atau setidaknya terpapar upaya penipuan, dengan rata-rata hingga 55 percobaan per orang.
Di Kabupaten Takalar sendiri, tren kasus penipuan juga meningkat. Pada tahun 2025 tercatat 22 kasus, sementara hingga April 2026 sudah mencapai 8 kasus berdasarkan laporan SPDP Pasal 378 KUHP.
Melalui talkshow ini, masyarakat diharapkan semakin melek digital dan mampu mengenali berbagai modus penipuan, sehingga dapat terhindar dari kerugian.
Editor : ID Mr
Follow Berita Inetnews.co.id di Tiktok







