Purbaya Kesal! Coretax Triliunan Error Ternyata Hasil Kerja Programmer Setingkat SMA

Purbaya Kesal! Coretax Triliunan Error, Ternyata Kayak Hasil Kerja Programmer Setingkat SMA
Coretax

inetnews.co.id — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meluapkan kekecewaannya setelah menemukan fakta mengejutkan di balik proyek besar sistem pajak nasional Coretax, yang selama ini diklaim sebagai tulang punggung digitalisasi perpajakan Indonesia.

Dimana Proyek Coretax yang menelan biaya hingga triliunan rupiah dan dikerjakan oleh konsorsium LG CNS–Qualysoft itu, ternyata memiliki kualitas pemrograman yang jauh di bawah standar profesional.

“Begitu dilihat orang saya, katanya ini kayak hasil kerja programmer lulusan SMA. Jadi bukan yang jago-jago dikasih ke kita,” ujar Purbaya dengan nada kecewa dalam media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (24/10/2025).

Temuan tersebut membuat Kementerian Keuangan langsung melakukan penataan ulang besar-besaran terhadap sistem Coretax.

BACA JUGA  Hasil Seleksi CPNS Kemenag 2024, Sebanyak 17.221 Peserta Berhasil Lolos

Meskipun proyek itu telah berjalan selama empat tahun, ternyata masih banyak aspek yang harus diperbaiki — mulai dari struktur kode, performa sistem, hingga keamanan siber.

“Yang bisa kami perbaiki, sudah kami benahi. Sekarang sudah lebih cepat, walaupun masih ada kesalahan kecil di sana-sini,” jelas Purbaya.

Ia memastikan bahwa perbaikan sistem tidak menggunakan anggaran tambahan baru, melainkan mengandalkan tenaga ahli internal yang ditugaskan khusus untuk memperkuat sisi teknis Coretax.

Tak berhenti di situ, Purbaya juga mengungkap langkah tak biasa yang dilakukan Kemenkeu: merekrut delapan peretas (hacker) lokal berkemampuan tinggi untuk menguji ketahanan keamanan sistem Coretax.

Para hacker ini disebut memiliki peringkat internasional dan ditugaskan secara resmi untuk menutup celah sistem agar tak bisa disusupi pihak luar.

BACA JUGA  Rencana Hemat BBM Batal Total, Wacana Belajar Daring Resmi Gugur

“Saya panggil yang ranking dunia, hacker Indonesia jago-jago loh. Mereka bantu tes sistem kita, sekarang sudah lumayan aman,” kata Purbaya.

Langkah-langkah perbaikan itu terbukti efektif. Nilai keamanan siber sistem Coretax kini melonjak dari peringkat D menjadi A+ setelah dilakukan serangkaian audit teknis dan pengetesan.

Purbaya pun menegaskan bahwa pengelolaan penuh Coretax akan segera diambil alih oleh tim dalam negeri setelah seluruh akses dan kode sistem diserahkan vendor asing pada akhir tahun ini.

“Ke depan, pengelolaan penuh akan kita ambil alih. Kita buktikan bahwa kemampuan anak bangsa tidak kalah dari vendor asing,” tegasnya optimistis.

BACA JUGA  Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1446H Minggu, 30 Maret, Indonesia Senin, 31 Maret

Dengan demikian, proyek digitalisasi perpajakan nasional ini diharapkan benar-benar menjadi produk karya anak bangsa yang transparan, aman, dan efisien, tanpa lagi bergantung pada vendor luar negeri.

 

 

Editor : Amor/ID Mr
Follow berita : Inet News di TikTok