IHSG Anjlok Usai Reshuffle Prabowo, Sri Mulyani Lengser dari Menteri Keuangan

IHSG Anjlok Usai Reshuffle Prabowo, Sri Mulyani Lengser dari Menteri Keuangan
Foto ilustrasi – IHSG anjlok usai Sri Mulyani lengser dari Kabinet

inetnews.co.id — Bursa saham Indonesia bergejolak setelah Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan reshuffle besar-besaran Kabinet Merah Putih, Senin (8/9/2025).

Langkah yang paling menyita perhatian publik dan pelaku pasar adalah terdepaknya Sri Mulyani Indrawati dari kursi Menteri Keuangan, jabatan strategis yang selama ini dianggap sebagai jangkar kepercayaan investor.

Berdasarkan data RTI Business, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sejak pagi menguat nyaris menembus level 8.000, langsung berbalik arah tajam pada sore harinya. Tepat pukul 16.01 WIB, saat Presiden Prabowo mengambil sumpah menteri baru, IHSG ambruk 1,28% ke level 7.766,84.

google.com, pub-5264003758213913, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Sepanjang perdagangan, nilai transaksi tercatat Rp19,28 triliun dengan frekuensi lebih dari 2,1 juta kali. Mayoritas saham terkoreksi: 451 melemah, 232 menguat, dan 121 stagnan.

BACA JUGA  Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Serpihan Ditemukan di Gunung Bulusaraung

“Sentimen negatif muncul terutama akibat pergantian di pos vital Menteri Keuangan, karena peran Sri Mulyani dianggap sangat penting dalam menjaga kredibilitas fiskal Indonesia,” ujar seorang analis pasar.

Sri Mulyani Digantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Sri Mulyani resmi digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner LPS. Bersama dirinya, empat menteri lain ikut tersingkir dari kabinet, yakni:

  • Budi Gunawan (Menko Polhukam)

  • Budi Arie Setiadi (Menteri Koperasi)

  • Abdul Kadir Karding (Menteri Perlindungan PMI)

  • Dito Ariotedjo (Menpora)

Reshuffle ini juga menandai lahirnya Kementerian Haji dan Umrah, menambah dinamika arah baru pemerintahan Prabowo.

BACA JUGA  Sinergi Putra Mahkota Raja Gowa dan Kiwal Garuda Hitam Wujudkan Gowa Beradat

Kondisi ini mengingatkan publik pada 2010, ketika Sri Mulyani mundur dari kabinet Susilo Bambang Yudhoyono usai ditunjuk sebagai Managing Director Bank Dunia. Kala itu, IHSG juga terpuruk 3,81% akibat kepanikan investor.

Kini, sejarah seolah berulang. Pergantian Sri Mulyani kembali direspons dingin oleh pasar. Meski sempat menyentuh level 7.934, IHSG tak mampu bertahan di zona hijau.

Reshuffle kabinet Prabowo Subianto bukan hanya berdampak politik, namun juga ekonomi. Pasar menegaskan bahwa kursi Menteri Keuangan tetap menjadi poros utama stabilitas Indonesia, sehingga setiap pergeseran di posisi tersebut akan selalu diperhatikan secara serius oleh investor.

BACA JUGA  Prabowo Tolak Bantu Jokowi dan Gibran Terkait Kasus Isu Ijazah

Editor : ID Mr
Follow Berita Inet News di TikTok