inetnews.co.id. Menyambut malam pergantian tahun baru menuju tahun 2026 suasana Peduli Bencana Aceh dan Sumatera masih begitu kental terasa peduli ditengah segenap para staf serta manager BRI Cab. Enrekang.
Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap bencana di Aceh dan Sumatera, menyambut Tahun Baru 2026 BRI Cabang Enrekang menggelar Do’a bersama untuk saudara saudara di Sumatera dan Aceh.
Masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tengah berduka setelah sejumlah wilayah terdampak bencana alam berupa banjir, longsor, dan angin kencang dalam beberapa pekan terakhir.
Bahkan telah menjadi cobaan berat yang turut dirasakan segenap lapisan bangsa negeri termasuk dirasakan peduli insan BRI Cab. Enrekang provinsi Sulawesi Selatan yang jauh nun disana.
Pinca BRI Mas Bangkit Wira Perdana mengatakan menyambut tahun baru 2026 untuk solidaritas kita di Sumatera dan Aceh terhadap masyarakat dan saudara kita terdampak agar menyambut Tahun Baru 2026 diisi kegiatan berdo’a bersama.

“tidak ada kegiatan secara berlebihan lah dan euforia lainnya tapi bisa hadir merasakan beban bersama, saat ini lebih berempati agar Do’a Sumatra dan Aceh diberi ketabahan dan tetap semangat,” kata Pinca BRI Cab. Enrekang Mas Bangkit Wira Perdana (31/12/2025).
Dipahami bersama peduli Sumatera dan Aceh dari BRI Cabang Enrekang pasca bencana menyalurkan bantuan peduli sosial 10 juta dan kali ini dilanjuti Do’a Sumatera dan Aceh.
“Kita sambut tahun baru 2026 bersama segenap staf managemen dan manager BRI Cabang Enrekang dengan semangat dan motivasi positif,”ajak Mas Bangkit Wira Perdana.
Selanjutnya Ceramah agama dan Do’a bersama uztas Abd Malik terangkan, pergantian Tahun 2025 seharusnya menjadi ruang refleksi, doa, dan harapan, bukan ajang pesta besar yang menguras energi dan memicu kerumunan masif.
Ada kesederhanaan, menurutnya, bukan berarti mengurangi kebahagiaan, melainkan mengubah perayaaan tahun baru lebih berjiwa. Cinta kita pada Allah SWT bukan hanya soal beribadah rutin, tetapi juga cara kita menjaga rasa kemanusiaan dan persaudaraan.
Uztas Abd.Malik dalam merayakan Tahun Baru 2026 bersama keluarga di rumah, memperbanyak doa, berbagi makanan sederhana serta mendo’akan korban bencana juga korban yang masih dalam masa pemulihan diberi kesehatan.
“Kebahagiaan sejati itu bukan yang meledak di udara seperti kembang api, tetapi yang tumbuh tenang di hati dan rasa peduli itu dibagikan pada sesama, seperti saudara kita di Sumatera dan Aceh,” ucap uztas Abd.Malik.(mas)








