inetnews.co.id — Google News hapus pusat penerbit, dan ini dampak dari pada media dan jurnalis, Pasalnya sejak Maret 2025, sudah tidak bisa terakses lagi
Goole News resmi menghapus Pusat Penerbit dalam pembaruan sistem publikasinya. Sejak Maret 2025, halaman publikasi kini dibuat secara otomatis, menggantikan sistem manual yang sebelumnya digunakan oleh penerbit.
Alasan Google Hapus Pusat Penerbit
Sederhanakan alur kerja penerbit, tingkatkan efisiensi distribusi berita serta mengoptimalkan pengalaman pengguna Google News
Menurut Google, perubahan ini memungkinkan berita yang relevan dan kredibel lebih mudah ditemukan, tanpa perlu penerbit mendaftarkan umpan RSS atau menyesuaikan tampilan publikasi mereka secara manual.
BACA JUGA
nyaris adu jotos preman terekam wartawan merangkap juru pajak sopir pete pete
seruan f krb tolak fanatisme pilih pemimpin inklusif untuk keberagaman sulsel
Dampak Besar Bagi Penerbit
Tidak bisa lagi menyesuaikan logo dan judul publikasi, konten akan muncul di Google News berdasarkan algoritma dan penghapusan fitur pengiriman konten YouTube ke Google News
Kini, Google News hapus pusat penerbit dan akan menggunakan favicon situs untuk logo penerbit, serta nama situs sebagai judul publikasi. Hal ini membuat penerbit kehilangan kendali atas tampilan merek mereka di platform.
Editor : ID Mr
Follow Berita Inetnews.co.id di Google News