Sidang KDRT Hadirkan Ahli Forensik, Kuasa Hukum AJ: Klien Kami Belum Puas.!!!
Makassar

Sidang KDRT Hadirkan Ahli Forensik, Kuasa Hukum AJ: Klien Kami Belum Puas.!!!

Illustrasi KDRT.

inetnews.co.id, Makassar – Sidang Kasus KDRT yang dialami oleh Aisyah Jenida (32) yang kesekian kalinya, hari ini, Rabu (12/06/24) adalah agenda menghadirkan Ahli Forensik dari RS. Bhayangkara

Sidang KDRT ini berlangsung di ruang Sidang Letnan Jendral TNI (PURN) Ali Said S.H, Pengadilan Negeri Makassar

Kuasa Hukum korban KDRT, Risnandar Usman mengaku agenda sidang hari ini adalah pemeriksaan saksi ahli forensik dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Salahsatu Pendamping Hukum Aisyah , Rismunnadar mengatakan dan menilai, dari hasil keterangan saksi ahli tersebut terbukti adanya kekerasan yang dialami korban atau kliennya.

“Pasti terjadi kekerasan dengan adanya hasil visum dan luka memar yang dialami klien kami di bagian lengan kirinya,” katanya, saat ditemui usai sidang di PN. Makassar, Rabu.(12/06/24)

Ia mengaku soal luka memar dialami kliennya pada pipi adalah dari hasil pemeriksaan saksi ahli bahwa tidak adanya luka tersebut.

Padahal nenurut dari pengakuan korban Aisyah sendiri terdapat juga luka memar pada bagian pipinya.

“Keterangan saksi ahli tadi bahwa klien kami mengalami luka memar itu berdasarkan benda tumpul yang diakibatkan karena cengkraman sangat keras,” ucapnya lagi

Dari kesimpulan tersebut, Nandar menilai, kliennya atau korban KDRT ini belum puas atas hasil pemeriksaan saksi ahli yang telah dihadirkan JPU( Jaksa Penuntut Umum)

“Terkait hal itu, kita akan kembali meminta JPU untuk mengusulkan ahli forensik lain, agar dihadirkan ke persidangan selanjutnya . Biar hakim bisa memberi kesempatan yang cukup bagi klien kami,” terangnya.

Saksi ahli forensik dari RS. Bhayangkara ini membenarkan adanya luka pada bagian lengan kiri atas pada korban. Hal ini sesuai dengan hasil visum. Di mana luka tersebut kata dia, karena cengkraman atau benda tumpul.

Dikutip pernyataan dari kuasa hukum terdakwa berinisial BH, Ahmad mengaku pihaknya mengikuti fakta persidangan.

“Kita lihat fakta persidangan saja bagaimana JPU menanggapinya. Kita lihat saja fakta persidangan selalu,” ujarnya saat dikonfirmasi Media

Adapun diketahui sebelumnya bahwa AJ mengalami, KDRT oleh mantan suaminya berinisial BH terjadi pada, Jum’at 16 Juni 2023. Bh dimana BH waktu itu masih berstatus suami sah AJ.

Awalnya diduga KDRT terjadi karena faktor cemburu tanpa sebab, hingga BH marah dan memukul korban secara membabi buta.

Akibat dari itu AJ mengalami luka lebam dan memar dari wajah hingga disekujur tubuhnya.

Kasus ini pun dilaporkan ke polisi dengan nomor laporan LP. Nomor: LP/1302/VI/2023/Polda Sulsel/Restabes Mks, tanggal 17 Juni 2023 tentang Tindak Pidana Kekerasan dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud Pasal 44 Ayat (1) UU RI No.23 Tahun 2004.

Hingga saat ini kasus tersebut masih tengah bergulir dan berproses di Pengadilan Negeri Makassar.

Tim

Leave feedback about this

  • Quality
  • Price
  • Service

PROS

+
Add Field

CONS

+
Add Field
Choose Image
Choose Video