2 Unit Sepeda Motor Terbakar Saat Isi Pertalite Di SPBU Masemba Enrekang
Nasional

2 Unit Sepeda Motor Terbakar Saat Isi Pertalite Di SPBU Masemba Enrekang

inetnews.co.id. Kejadian Dua unit sepeda motor tiba tiba mengalami terbakar usai mengisi BBM jenis sudah pertalite di SPBU (Masemba) kota Enrekang membuat antrian pengendara yang lagi antri berhamburan panik menyelamatkan kendaraannya.

Menurut saksi mata pemilik sepeda motor terbakar papak Andri, saat kejadian motornya jenis bebek mengisi pertalite dalam keadaan normal dan mesin dimatikan setelah beberapa lama waktu mengantri giliran.

Setiba giliran mengisi , petugas SPBU melayani seperti biasa , dan saat diisi
tampak tak ada masalah kemudian tiba tiba usai mengisi api muncul dari arah tangki dan menyambar dengan cepat.

“Kita tidak liat api dari mana , tiba tiba saja menyambar dan membakar motor lalu kita lepas saja karena panik,”akunya (28/06/24).

Dari keterangan sumber warga dilokasi kejadian SPBU menambahkan, dalam kejadian satu unit sepeda motor lainnya juga sedang antri dijalur sepeda motor pada mesin pompa Pertalite/Pertamax pun tersambar api.

Untuk diketahui Khusus jalur sepeda motor pada unit mesin ini melayani Pertamax dan Pertalite sekaligus. Saat kejadian, mesin tersebut sedang melayani pengisian minyak Pertalite dan sepertinya tumpah dari tangki sepeda motor yang berkobar api.

“Sepeda motor yang terbakar itu dirobohkan ya kemudian masih menyala diseret menjauh dari stasiun pengisian, kemudian disemprot tabung pemadam dan padam,”katanya.

Kepolisian polres Enrekang meninjau TKP yakni Kasat. Intelkam Iptu. Zulkarnain dan Kanit Tipiter, anggota polres serta sudah bergerak ke TKP mengamankan lokasi serta memasang police line pada mesin Pertalite/Pertamax yang menjadi awal kejadian.

Police line Satu unit mesin pompa Pertamax/Pertalite (tergabung), supaya tidak melayani pengisian BBM pada warga. Kepolisian tetap mengizinkan beroperasi pada 2 unit mesin pompa lainnya demi kelancaran kebutuhan masyarakat.

“Mesin pompa yang dipasangi police line
sementara tidak melayani, masih ada dua unit mesin lainnya untuk Pertalite dan solar tetap beroperasi melayani masyarakat, kan disana terdapat 3 unit mesin yang ada,” kata Ipda. Haidir.

Kasat reskrim AKP. Abd.Halim menerangkan, kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan dan sementara sejumlah sumber ditempat kejadian termasuk petugas SPBU dimintai keterangan.

“Masih proses penyelidikan ,termasuk pemeriksaan CCTV jika dibutuhkan,” katanya.(mas)

Leave feedback about this

  • Quality
  • Price
  • Service

PROS

+
Add Field

CONS

+
Add Field
Choose Image
Choose Video